Kewirausahaan

Wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. Memiliki rasa percaya diri yaitu berani mengambil keputusan yang terbaik untuk usaha tersebut, berani menanggung risiko, jujur dan tekun dalam hal yang di lakukan dalam usaha dan memiliki kreatifitas yang sangat matang. Entrepreneurship Jiwa entrepreneur yang dibangun untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar, Entrepreneurship meliputi pembentukan perusahaan baru Intrapreneurship: Entrepreneur yang terjadi di dalam suatu irganisasi yang merupakan jembatan kesenjangan antara ilmu dengan keinginan pasar, Entrepreneur Seseorang yang membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material dan aset lainnya pada suatu kombinasi yang menambahkan nilai yang lebih besar dari pada sebelumnya dan juga diletakkan pada orang yang membawa perubahan, inovasi, dan aturan baku dan sedangkan Enterpreneurial Kegiatan dalam menjalankan usaha.

Usaha Kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan dan sedangkan usaha besar yaitu sebuah usaha atau bisnis yang umum nya dikelola oleh manajer profesional dan mempunyai struktur organisasi yang kompleks, dengan banyaknya karyawan, dan volume penjualan relatif tinggi. Pemasaran : Pengusaha kecil banyak yang kurang memiliki daya saing jika berhadapan dengan usaha besar, adanya persaingan tidak sehat diantara jenis usaha dan Kurangnya informasi pemasaran produk. Permodalan : Masalah dari permodalan antara lain suku bunga kredit yang tinggi, kurangnya informasi sumber pembiayaan dari lembaga keuangan non Bank, sistem dari lembaga keuangan yang rumit dan memakan waktu yang relatif lama. Kreatif sendiri adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, atau menghubungkan hal-hal yang tadinya tidak berhubungan. Sedangkan arti dari kata inovatif adalah menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Wirausaha Dalam Pembangunan adalah seorang yang mandiri, yaitu orang yang memiliki perusahaan sebagai sumber penghasilannya. Dengan perkataan lain ia tidak menggantungkan diri untuk penghasilannya kepada orang lain. Wheel of Life atau dalam kehidupan sehari-hari disebut roda atas kehidupan. Pada saat saya masih kecil, seringkali saya mendengar kata roda kehidupan. Kata-kata itu sering saya temui pada orang-orang dewasa di sekitar saya. Mereka acap kali menyebutkan hal itu disertai dengan kata kesuksesan, kebahagiaan, dan sukacita. Namun terkadang mereka menyebutkan tentang hal-hal buruk, seperti halnya kemiskinan atau kesengsaraan. Dalam kehidupan ini, sering kita menganggap bahwa roda kehidupan akan berputar seiring berjalannya waktu. Banyak pendapat yang ada di masyarakat bahwa tidak selamanya orang itu berada di atas atau di bawah. Manajemen Usaha kecil banyak yang tidak memiliki manajemen yang baik, usaha kecil tidak dapat membuat pembukuan keuangan yang teratur serta kemampuan mengorganisasi diri dan karyawan yang masih lemah, untuk itu dibutuhkan pelatihan manajemen.

Business Plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang mengambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal, maupun eksterhal mengenai perusahaan untuk memulai sewaktu usaha. Isinya sering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya manusia. Arti penting menyusun rencana bisnis yaitu agar sebuah perusahan mempunyai bisnis apa yang di lakukan agar bisnis tersebut berjalan dengan lancar dan merencakan atau menyusun keadaan bisnis yang sedang di kerjaankan tersebut supaya tidak fatal atau tidak merugikan pembisnis tersebut. Agar supaya pengelola tersebut tidak mengandung hal hal yang tidak di ingikan atau yang fatal, jadi semua setiap penyusun usaha harus ada perencaan yang sangat matang dan ideal untuk di pergunakan di perusahaan tersebut agar tercapainya pengelolan usaha tersebut maju dan mempunyai perencanaan yang cukup baik. Pengusaha tidak dapat menangkap ancaman dan kelemahan bisnisnya sendiri. Pengusaha tidak memiliki pengalaman dalam perancanaan bisnis. Konsumen tidak mengharapkan adanya barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Datang sendiri dengan memperkenalkan diri : Seorang penjual itu bukan hanya menunggu pembeli datang ke toko, bila perlu di datangi. Pada zaman sekarang, masalah komunikasi bukan lagi masalah yang sukar, kalau mau dapat segera dilakukan dengan perantara orang lain : Apabila kita akan berkunjung atau mendatangi calon pembeli yang belum kita kenal, maka mintalah pertolongan teman yang berada di daerah tersebut atau melalui orang penting yang berpengaruh. Dengan perantara telepon : Zaman sekarang telepon sudah umum digunakan perusahaan mendapat prioritas utama pemasangan telepon. Selain itu, munculnya telepon seluler juga semakin memudahkan komunikasi berlangsung dimanapun kita berada. Melalui organisasi atau perkumpulan : kita mengetahui ada perkumpulan atau organisasi ibu-ibu seperti arisan, PKK, perkumpulan olahraga, sepak bola, tenis, voley Ball, dan sebagainya. Semua ini dapat dijadikan media untuk menemui para pembeli.

Pelayanan prima yaitu melakukan pelayanan sebaik mungkin kepada para pelanggan atau konsumen sehingga menimbulkan rasa yang puas. Attitude yaitu perilaku kita terhadap melayani customer dengan secara benar dan sopan agar terjaga nya hubungan harmonis antara penjual dan pembeli , sehingga pembeli merasa puas atas prilaku kita atau pelayanan kita. Attention yaitu perhatian , Konsumen akan merasa puas, apabila mereka diberikan pelayanan maksimal, misalnya dengan menawarkan bantuan untuk dapat memenuhi keinginannya. Action yaitu konsumen telah membuat sebuah pilihan untuk menggunakan jasa yang Anda tawarkan. Pada bagian ini akan terjadi sebuah transaksi jual-beli. Menjaga kualitas produk yang dikelola agar customer merasakan kepuasan dan memberikan pelayanan yang terbaik sehingga customer puas atas pelayanan kita dan kualitas produk sehingga dia merasakan puas dan balik lagi

Knowing your business , yaitu harus mengetahui usaha apa yang akan dilakukan, Knowing the basic business management , yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasikan, dan mengendalikan perusahaan, Having the proper attitude , yaitu memiliki sikap yang benar terhdapa usaha yang dilakukannya. Ia harus bersikap sebagao pedagang, industriwan, pengusaha, eksekutif yang sungguh-sungguh, Having adequate capital , yaitu memiliki modal yang cukup. berbentuk materi, tetapi juga moral.

Strategi Pemimpin Pasar merupakan perusahaan yang biasanya mengungguli perusahaan lain dalam perubahan harga, pengenalan produk baru, jangkauan distribusi, dan intensitas promosi.
Biaya rendah (low cost) : Strategi ini mengandalkan keunggulan biaya yang relatif rendah dalam menghasilkan barang dan jasa. Keunggulan biaya berasal dari :
a. Pengerjaan berskala ekonomis
b. Teknologi milik sendiri
c. Akses preferensi ke bahan baku
Ada dua jenis dasar keunggulan bersaing, yaitu biaya rendah (low cost) dan diferensiasi (differentiation), Keunggulan fokus diferensiasi berasal dari kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa yang unik dalam industrinya dan dalam semua dimensi secara umum dihargai pembeli. Biaya rendah (low cost) : yaitu Strategi ini mengandalkan keunggulan biaya yang relatif rendah dalam menghasilkan barang dan jasa. Diferensiasi (differentiation) : yaitu Keunggulan fokus diferensiasi berasal dari kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa yang unik dalam industrinya dan dalam semua dimensi secara umum dihargai pembeli. Focus : Strategi fokus berusaha mencari keunggulan dalam segmen sasaran pasar tertentu, meskipun tidak memiliki keunggulan bersaing secara keseluruhan.

Konsep-Konsep the new 7-s’s”
a. Superior Stakeholder Satisfation. Strategi yang pertama ini bertujuan memberikan kepuasan jauh diatas rata-rata kepada orang-orang yang berkepentingan terhadap perusahaan, tidak hanya memegang saham, namun juga pemasok, karyawan manajer, konsumen, pemerintah, dan masyarakat sekitar.
b. Soothsaying. Strategi ini berfokus pada sasaran, artinya mencari perusahaan harus mencari posisi yang tepat bagi produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan.
c. Positioning for Speed. Strategi ini untuk memosisikan perusahaan secara tepat di pasar. perusahaan harus segera mengomunikasikan produk yang telah dihasilkan ke pasar agar segera di kenal konsumen.
d. Positioning for Surprise. strategi ini menbuat posisi yang mencekangkan melalui barang dan jasa-jasa yang baru yang lebih unik dan berbeda serta memberikan nilai tambah baru sehingga konsumen lebih menyukai barang dan jasa yang diciptakan perusahaan.
e. Shifting the role of the Game. Strategi umi adalah mengubah pola-pola persaingan perusahaan yang dimaikan sehingga pesaing terganggu dengan pola-pola baru yang berbeda.
f. Signaling Strategic Intent. strategi ini mengutamakan perasaan. kedekan dengan karyawan, relasi dan konsumen merupakan strategi yang ampuh untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
g. Simultanous and Sequential Strategic Thrusts. Strategi ketujuh adalah mengembangkan faktor-faktor pendorong atau penggerak strategi secara stimulan dan berurutan melalui penciptaan barang dan jasa yang selalu memberikan kepuasan kepada konsumen.

Tinggalkan komentar